No account yet? Register

Image
Jejak Anton di Ulang Tahun Emasnya PDF Print E-mail
Written by Gopan Indonesia   
Tuesday, 06 October 2009
Image 

 Di penghujung masa jabatannya, Anton Apriyantono berhasil meninggalkan jejak-jejak sejarah. Menteri Pertanian periode 2004-2009 itu, pada 05 Oktober 2009 lalu, berhasil meresmikan Pusat Informasi Agribisnis (PIA)-Departemen Pertanian RI. Keberadaan gedung ini menjadi jejak sejarah Anton, karena gedung tersebut berdiri atas inisiasi pria kelahiran Serang ini. Dalam kata sambutannya ayah satu putri ini mengatakan, PIA  akan berfungsi sebagai pusat promosi produk pertanian Indonesia. “Gedung ini di desain sebagai pusat promosi yang lengkap”, ungkapnya. “Di Gedung ini sudah tersedia ruang displai, hall untuk pameran, ruang meeting, dan bahkan café serta teater”, lanjutnya. 

Selain fungsi utama diatas, gedung ini juga diharapkan bisa menjadi sarana edukasi dan rekreasi bagi generasi muda. “Saya berharap, generasi muda kita menjadi terinspirasi untuk menekuni bidang pertanian setelah mengunjungi gedung ini”, jelasnya.

Peluncuran buku

Usai peresmian PIA, acara bergeser ke convention hall untuk meluncurkan buku berjudul “Biografi Anton Apriyantono-Pemimpin Bersahaja Sahabat Petani”. Sosiolog Imam B Prasojo bertindak sebagai moderator. Sosiolog UI ini berhasil membawa Anton masuk pada sisi humanistiknya yang paling dasar. Keberhasilan ini lantas membuat dialog berjalan dengan lugas. “Inilah bukti kesahajaan yang tidak menghalangi kesuksesan seseorang”, kata Imam. “Siapapun yang memiliki kemauan untuk maju bisa akan meraih sukses”, lanjutnya.

Ulang tahun emas 

Secara keseluruhan, acara berlangsung dengan lancar. Uniknya, sebelum acara berlangsung panitia dan staf Departemen Pertanian memberikan kejutan berupa tumpeng yang dibuat dari bahan pangan lokal. Dari puncak tumpeng, terlihat warna ungu yang merupakan warna ubi jalar, turun kebawah warna putih (nasi), beras merah dan pada dasar tumpeng warga kuning jingga (jagung).

Mendapat kejutan itu, penghobi fotografi ini segera memotong tumpeng dan menyerahkannya kepada istri. Saptono Adi Muryanto/ This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it

Read more...
 
Jejak Anton di Ulang Tahun Emasnya PDF Print E-mail
Written by Gopan Indonesia   
Tuesday, 06 October 2009

Di penghujung masa jabatannya, Anton Apriyantono berhasil meninggalkan jejak-jejak sejarah. Menteri Pertanian periode 2004-2009 itu, pada 05 Oktober 2009 lalu, berhasil meresmikan Pusat Informasi Agribisnis (PIA)-Departemen Pertanian RI. Keberadaan gedung ini menjadi jejak sejarah Anton, karena gedung tersebut berdiri atas inisiasi pria kelahiran Serang ini. Dalam kata sambutannya ayah satu putri ini mengatakan, PIA  akan berfungsi sebagai pusat promosi produk pertanian Indonesia. “Gedung ini di desain sebagai pusat promosi yang lengkap”, ungkapnya. “Di Gedung ini sudah tersedia ruang displai, hall untuk pameran, ruang meeting, dan bahkan café serta teater”, lanjutnya.  

Selain fungsi utama diatas, gedung ini juga diharapkan bisa menjadi sarana edukasi dan rekreasi bagi generasi muda. “Saya berharap, generasi muda kita menjadi terinspirasi untuk menekuni bidang pertanian setelah mengunjungi gedung ini”, jelasnya.

Peluncuran buku

Usai peresmian PIA, acara bergeser ke convention hall untuk meluncurkan buku berjudul “Biografi Anton Apriyantono-Pemimpin Bersahaja Sahabat Petani”. Sosiolog Imam B Prasojo bertindak sebagai moderator. Sosiolog UI ini berhasil membawa Anton masuk pada sisi humanistiknya yang paling dasar. Keberhasilan ini lantas membuat dialog berjalan dengan lugas. “Inilah bukti kesahajaan yang tidak menghalangi kesuksesan seseorang”, kata Imam. “Siapapun yang memiliki kemauan untuk maju bisa akan meraih sukses”, lanjutnya.

Ulang tahun emas  

Secara keseluruhan, acara berlangsung dengan lancar. Uniknya, sebelum acara berlangsung panitia dan staf Departemen Pertanian memberikan kejutan berupa tumpeng yang dibuat dari bahan pangan lokal. Dari puncak tumpeng, terlihat warna ungu yang merupakan warna ubi jalar, turun kebawah warna putih (nasi), beras merah dan pada dasar tumpeng warga kuning jingga (jagung).

Mendapat kejutan itu, penghobi fotografi ini segera memotong tumpeng dan menyerahkannya kepada istri. Saptono Adi Muryanto/ This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it

Read more...
 
Lima Jenis Barang Kebutuhan Pokok Dibebaskan Pajak PDF Print E-mail
Written by Gopan Indonesia   
Thursday, 17 September 2009

Image

Jakarta-Panja RUU Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) DPR RI dengan pemerintah menyepakati pembebasan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk 5 barang kebutuhan pokok yaitu daging segar, telur yang belum diolah, susu perah, sayuran, dan buah-buahan segar.

Demikian disampaikan oleh Ketua Panja RUU PPN dan PPnBM Vera Febyanthy dalam keterangannya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2009).

"Panja menyepakati dalam rangka pemenuhan gizi rakyat Indonesia dengan tersedianya sumber gizi yang harganya terjangkau, maka daging segar, telur yang belum diolah, susu perah, sayuran dan buah-buahan segar ditetapkan sebagai barang kebutuhan pokok yang tidak kena PPN," ujarnya.

Vera mengatakan Panja RUU tentang perubahan atas UU Tentang PPN dan PPnBM melakukan pembahasan terhadap Daftar Invesntarisasi Masalah (DIM) yang berjumlah 380 DIM dengan rincian 97 DIM tetap dan 283 DIM dengan perubahan dan setelah dalam perdebatan dan diskusi yang panjang Panja dan pemerintah akhirnya dapat menyepakati beberapa substansi penting dalam RUU tersebut.

Selain itu, Panja menyepakati tarif PPN tetap sebesar 10% dan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan ekonomi dan atau peningkatan kebutuhan dana untuk pembangunan, diberi wewenang mengubah tarif PPN menjadi paling rendah 5% dan paling tinggi 15%, dengan tetap memakai prinsip tarif tunggal.

Lalu disepakati juga, dalam rangka menetralkan pembebanan PPN dan menambah daya saing kegiatan jasa yang dilakukan oleh pengusaha Indonesia di luar daerah pabean dan pemanfaatan Barang Kena Pajak (BKP) tidak berwujud dari Indonesia di luar daerah pabean maka atas ekspor BKP dan JKP (Jasa Kena Pajak) tidak berwujud dalam RUU PPN dikenakan tarif 0%.

"Panja juga menyepakati barang hasil pertanian yang diambil langsung dari sumbernya tetap sebagai BKP yang pengenaan PPN-nya akan menggunakan mekanisme pedoman pengkreditan pajak masukan atau deemed pajak masukan," jelas Vera.

Panja DPR belum memutuskan mulai berlakunya UU ini. Tapi ada 2 alternatif yaitu 1 Januari 2010 atau 1 April 2010. Sumber; DetikFinance.com

Last Updated ( Thursday, 17 September 2009 )
Read more...
 
Impor Daging Sapi Brasil Ancam Daging Ayam PDF Print E-mail
Written by Gopan Indonesia   
Wednesday, 02 September 2009

Image

JAKARTA, KOMPAS.com  - Departemen Pertanian menyetujui impor daging sapi tanpa tulang dari Brasil. Kebijakan tersebut diatur dalam Keputusan Menteri Pertanian Nomor 3026 Tahun 2009, yang ditandatangani Direktur Jenderal Peternakan Tjeppy D Soedjana.

Pendelegasian wewenang menandatangani Keputusan Menteri Pertanian No 3026/2009 dari Menteri Pertanian kepada dirinya, menurut Tjeppy, dimungkinkan karena bersifat teknis operasional.

Anggota Tim Analisis Risiko Independen (TARI), Denny W Lukman, menegaskan, keputusan mengizinkan impor daging dari Brasil adalah tanggung jawab pemerintah. Tim hanya memberikan dasar-dasar rekomendasi terkait rencana impor daging sapi dari Brasil.

”Soal keputusan tidak ikut- ikutan. Keputusan ada di tangan pemerintah,” kata Denny, yang juga dosen Kesehatan Masyarakat Veteriner Institut Pertanian Bogor, Senin (31/8) di Bogor, Jawa Barat.

Denny menegaskan, TARI hanya memberi masukan berdasarkan pertimbangan ilmiah. Apakah pertimbangan itu dipakai atau tidak, sepenuhnya wewenang pemerintah.

Rencana impor daging sapi dari Brasil dinyatakan oleh Menteri Pertanian Anton Apriyantono seusai berkunjung ke Brasil tahun 2008. Namun, rencana itu ditentang oleh sejumlah kalangan, terutama pemangku kepentingan ternak sapi.

Alasan penolakan adalah di Brasil hanya ada satu negara bagian yang bebas penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak ruminansia tanpa vaksinasi. Adapun 16 negara bagian lainnya, bebas PMK karena vaksinasi, dan 9 negara bagian masih terjangkit virus PMK. Penyebaran virus PMK sangat berbahaya bagi kelangsungan usaha ternak sapi rakyat di Indonesia.

Oleh karena itu, Ketua Umum Perhimpunan Peternak Sapi Kerbau Indonesia (PPSKI) Teguh Boediyana meminta pemerintah memenuhi semua rekomendasi TARI sebelum menyetujui impor daging sapi dari Brasil. ”Kami menyiapkan judicial review ke Mahkamah Konstitusi. Kebijakan impor daging sapi ada dalam UU Peternakan dan Kesehatan Hewan,” katanya.

Menurut Tjeppy, persetujuan impor daging sapi dari Brasil hanya untuk daging tanpa tulang. Itu pun daging yang sudah mengalami pemisahan material spesifik, yang berisiko menjadi media pembawa virus PMK.

Selain itu, daging tanpa tulang itu sudah mengalami pelayuan 24 jam dengan tingkat keasaman sangat rendah. ”Sehingga dipastikan aman,” ujarnya.

Daging sapi impor dari Brasil, kata Tjeppy, hanya masuk dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Selama ini Indonesia mengimpor daging sapi per tahun setara 450.000-500.000 ekor sapi bakalan. Sumber Kompas.com.

Catatan GopanIndonesia; Impor daging sapi dari Brazil ditengarai bisa merusak pasar daging unggas, karena harga yang relative murah akan berpengaruh kepada konsumen untuk lebih memilih daging sapi dari pada daging ayam.

Last Updated ( Wednesday, 02 September 2009 )
Read more...
 
Kebutuhan Sembako Naik 20 Persen PDF Print E-mail
Written by Gopan Indonesia   
Tuesday, 01 September 2009

Image

BANTEN- Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan permintaan kebutuhan pokok atau sembako mengalami peningkatan hingga 20 persen selama bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran jika dibandingkan dengan hari biasa.

“Jumlah permintaan atas kebutuhan pokok di bulan Ramadan seperti ini memang mengalami peningkatan. Hal ini juga telah menyebabkan adanya kenaikan harga kebutuhan pokok di pasaran. Namun hal ini tidak perlu dikhawatirkan, karena kenaikan harganya masih dalam batas toleransi dan kerap kali terjadi di setiap tahun,” ungkap Mendag di sela kegiatan peninjauan di Pasar Babakan, Tangerang, Kamis (27/8).

Beberapa jenis bahan pokok yang mengalami kenaikan harga di pasar tradisional tersebur, antara lain, bawang putih, daging sapi, daging ayam, cabai, gula, dan telur. Mendag menyebutkan, kenaikan harga untuk cabai merah, daging, telur dan daging ayam saat ini bisa dikatakan mencapai 5-10 persen.

Pengakuan dari beberapa pedagang, kenaikan harga tersebut sudah terjadi sebelum masuknya bulan puasa. Kenaikan harga yang tertinggi ditemukan gula yang naik dari Rp8.500 per kilogram menjadi Rp10.500 per kilogram.

Harga bawang putih saat ini berada di kisaran Rp12 ribu per kilogram, harga cabai naik menjadi Rp13 ribu per kilogram. Sedangkan untuk harga daging sapi dan daging ayam di pasaran saat ini masing-masing seharga Rp70 ribu per kilogram dan Rp25 ribu per ekor.

Sementara itu beberapa komoditi relatif stabil seperti beras, telur dan tepung terigu. (sumber; cha/JPNN)

Last Updated ( Tuesday, 01 September 2009 )
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 Next > End >>

Results 1 - 9 of 70
RocketTheme Joomla Templates